Natuna, Jumat 21/06/2019

      Pelaksanaan Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan yang Dihadiri oleh Dr. Rachmi Widiriani SP, M.Si Kepala Bidang Ketersediaan Pangan Badan Ketahanan Pangan Republik Indonesia yang membahas tentang ketahanan pangan di kabupaten natuna, Berdasarkan data yang didapat dari badan pusat statistik,bahwa kabupaten natuna masih termasuk daerah yang rentan akan rawan pangan, dengan melihat dari indikator dan letak geografis wilayah kab.natuna yang merupakan kepulauan yang diperoleh dari badan ketahanan pangan

      Dr. Rachmi Widiriani SP, M.Si juga Menyampaikan bahwa melihat letak  wilayah natuna yang kepulauan dengan laut yang luas dibandingkan daratannya maka natuna termasuk dalam zona rentan ketahanan pangan, indikator itu bertujuan mengetahui apa saja menyebabkan daerah natuna termasuk rentan katahanan pangan maka indikator yang digunakan tidak hanya satu karena ketahanan pangan itu ditentukan oleh banyak sektor dan indikator salah satu jadi kenapa natuna termasuk rawan pangan salah satunya adalah tingginya angka konsumsi pangan dibandingkan kemampuan produksinya maka perlu adanya kerjasama antar sektor untuk meningkatkan ketahanan pangan kabupaten natuna.

          Sementara itu sekda natuna Wan siswandi mengatakan untuk sekarang ini ketahanan pangan kab. Natuna berangsung mengalami peningkatan seperti yang dahulunya kebutuhan akan sayur mayur sulit didapatkan menjadi kekawatiran masyarakat yang harus menunggu didatangkan dari daerah diluar kabupaten natuna namung untuk sekarang banyak masyarakat yang menanamnya, sekarang ini kendala yang masih dialami adalah keterbatasan bahan seperti telur yang masih harus didatangkan dari luar maka dari itu kita mengusahakan agar segalanya

Artikel Populer

Artikel Terbaru